
Warga Was-Was dengan Rencana Energi Geotermal dan Batubara Pemerintah
Masyarakat yang tinggal di lokasi yang dekat dengan produksi energi fosil seperti Pembangkit Listrik Tenaga Uap yang menggunakan batubara dan yang tinggal di kawasan rencana

Masyarakat yang tinggal di lokasi yang dekat dengan produksi energi fosil seperti Pembangkit Listrik Tenaga Uap yang menggunakan batubara dan yang tinggal di kawasan rencana

Aliansi Jurnalis Independen Kota Padang mengambil sikap bahwa jurnalisme tidak berhenti pada pemberitaan bencana. Namun, jurnalisme punya posisi mengawal pemulihan bencana ekologis yang disebabkan kebijakan

Oleh: Jaka HB Kehidupan berjalan begitu-begitu saja di Parang Batang. Para ibu bangun sekitar pukul 4 subuh melakukan ritual salat, kemudian mempersiapkan bekal dan memandikan

#jurnalismewarga Pada jumat sore, 5 Desember 2025, angin masih menyisakan gejolak dari cuaca buruk yang menghantam pesisir padang beberapa hari sebelumnya. Di tepi Pantai Banda

Penulis: Rio Jo Werry* Tiap-tiap orang di kampung kami meyakini: kau tak perlu percaya pada tiap cerita yang kau dengar. Apalagi cerita yang tak bisa

Teks: Rus Akbar S| Foto: Uyung Hamdani dan Rus Akbar S Dari balik hutan bakau di Teluk Subelen, Desa Cimpungan, Siberut Tengah, Pulau Siberut, Kepulauan

Pengetahuan yang Bertahan di Tangan Perempuan Sipora, Saat Alam Tak Lagi Sama Teks dan Foto: Uyung Hamdani Terbit pada 15 Desember 2025 Lebih kurang tiga

“Selama dua tahun kami memperjuangkan keterbukaan agar masyarakat tahu sejauh mana tanggung jawab negara dan korporasi dijalankan. Pemerintah yang baik dan transparan seharusnya tidak menutup-nutupi informasi yang menyangkut keselamatan warga dan lingkungan,”

Uji kepedulianmu terhadap hutan dan masyarakat adat!
Hutan Mentawai adalah salah satu paru-paru kehidupan di Sumatera Barat. Di dalamnya hidup masyarakat adat, satwa langka, dan sistem ekologis yang menjaga keseimbangan bumi. Namun, ancaman datang dari banyak arah — mulai dari ekspansi korporasi, kebakaran lahan, hingga kebijakan yang mengabaikan hak masyarakat lokal.
Melalui game interaktif “Rimbawan Penyelamat Hutan – Mentawai”, kamu diajak menjadi rimbawan muda yang menghadapi berbagai dilema nyata penyelamatan hutan. Setiap keputusanmu akan menentukan nasib hutan, satwa, dan komunitas adat di dalamnya.
Meninggalnya seorang kawan saya ketika menonton orgen tunggal menjadi luka mendalam bagi saya dan siswa MTSN Gadut Bunga Setangkai lainnya. Kabar yang disampaikan oleh orang
Don’t miss our future updates! Get Subscribed Today!
©2025. Roehana Project
