
Yang Menolak dan Menunggu HTI di Siberut Tengah
Teks: Rus Akbar S| Foto: Uyung Hamdani dan Rus Akbar S Dari balik hutan bakau di Teluk Subelen, Desa Cimpungan, Siberut Tengah, Pulau Siberut, Kepulauan

Teks: Rus Akbar S| Foto: Uyung Hamdani dan Rus Akbar S Dari balik hutan bakau di Teluk Subelen, Desa Cimpungan, Siberut Tengah, Pulau Siberut, Kepulauan

Jika dibagikan tiap kepala keluarga Rp50 ribu dikali 500 ribu kubik kayu: Rp250 juta dibagi ke 63 kepala keluarga mendapat Rp3,9 juta. Menurut Liberius, sistem pembagian dilakukan merata agar tidak menimbulkan konflik antarwarga.

Tak hanya itu, mereka juga biasanya mencari kayu bakar atau bambu, sementara sebagian warga lainnya mengelola ladang kecil di lereng-lereng bukit. Mereka menanam jahe, kunyit, dan lainnya.
Bagi mereka, hutan bukan hanya tempat mencari obat, tetapi juga ruang hidup yang menyediakan kebutuhan sehari-hari.
Don’t miss our future updates! Get Subscribed Today!
©2025. Roehana Project
