Ketika Sang Raja Hip-Hop Big 3 Kendrick, Drake dan J-Cole Berebut Mahkota 

By Vic Sundesk

 

 

 

 

Persaingan adalah pilar dalam kultur hip-hop. 

 

Dulu kita pernah dengar Tupac dan Biggie lalu ada Jay-Z dan Nas saling serang lirik / diss. Kultur ini juga ramai dengan para penari breakdance bertarung dalam permainan kompetitif. Ada juga MC yang bertukar bar berapi-api dalam battle rap di atas panggung. Ah, iya. Ini adalah Tradisi-tradisi menjadi landasan bagi genre hip hop dan rap terus berkembang dan menjadi fenomena global.

 

 

April tahun ini hip-hop memanas. Perang kata-kata menyelip di banyak platform. Serangan-serangan yang berlangsung ini terjadi antara raja hip-hop; Kendrick Lamar, Drake dan J Cole. Dalam album baru Future dan Metro Boomin, We Don’t Trust You? Kendrick mengisi satu bait di lagu featuringLike That” miliknya untuk nge-diss konsep rap “Big 3” mengomentari “Sneaking Dissing”-nya  Drake, dan mengolok-olok kolaborasi Drake-Cole “First Person Shooter.”

 

 

Gini deh kira-kira awal mula-nya

 

Ketika Kendrick nggak basa-basi pada verse di lagu “Like That“,  dia langsung mengirimkan part lirik tajam ke Drake dan beberapa subliminal untuk J. Cole. Pada tengah-tengah bait, Kendrick nge-rap, “Fuck sneak dissin’, ‘First Person Shooter, I hope they came with three switches”. Merujuk pada lagu kolaboratif Drake dan Cole di For All The Dogs. (Kayaknya) Kendrick gak senang liat  Drake dan Cole membentuk aliansi publik yang begitu erat baru-baru ini, kayak melakukan tur bersama, terus memuji satu sama lain, jadi dia memasukkan kalimat seperti, “Niggas clickin’ up, but cannot be legit, (oke deh kalian tuh Nge-Click, tapi nggak bisa Legit)”.

 

 

Kendrick melanjutkan dengan rap, “Motherfuck the ‘Big 3,’ nigga, it’s just big me/I’m really like that/And your best work is a light pack/Nigga, Prince outlived Mike Jack”. 

 

Kendrick terang-terangan menolak konsep narasi “Big 3” yang memposisikan Drake, Cole, dan dirinya sebagai tiga rapper terbaik yang pernah ada. Dia malah memilih menobatkan dirinya sebagai raja tunggal, seperti yang pernah dia lakukan sebelumnya. 

 

Dia juga mengecam diskografi Drake dengan menyebut proyek terbaiknya sebagai “light pack,”. Belum lagi ketika Drake menyamakan dirinya dengan Prince (seorang legenda musik), sebelum menutup bait tersebut Kendrick dengan permainan kata-katanya cerdas nya bilang:  

 

For all your dogs getting buried/That’s a K with all these 9s, he ‘gon see Pet Semetary. (Untuk semua anjingmu yang dikubur/Itu adalah K dengan semua angka 9, dia akan menemui Pet Semetary.)” Huruf “K” dan “9” mengacu pada inisial Kendrick dan senjata 9 milimeter, serta “anjing”, yang menghubungkan ke baris sebelumnya tentang album Drake’s For All The Dogs.

 

Lirik itu penuh dengan peluru untuk Drake. Di awal bait, Kendrick melakukan rap, “D-O-T, the money, power, respect/The last one better/It’s a lot of goofies with a check (D-O-T, uang, kekuasaan, rasa hormat/Yang terakhir lebih baik/Ini banyak hal konyol dengan cek)” Kendrick  mengatakan bahwa rasa hormat lebih penting daripada uang dan kekuasaan, yang mengarah pada pemahaman ganda tentang “banyak orang bodoh yang mendapat cek uang,” yang merujuk pada dukungan Nike dari Drake.

 

 

Oke kita mundur lagi. Mengapa Kendrick dan Drake berantem ?

 

 

Perang dingin antara Drake dan Kendrick Lamar telah berlangsung sejak lama. Semua berawal pada 2013 ketika Kendrick merilis lagu “Control” dan Drake sepertinya mengirimkan pesan tersembunyi padanya pada akhir tahun itu di “The Language” ketika dia nge-rap:

 

 “I don’t know why that they been lyin/ But your shit is not that inspirin’ (gue gak tahu kenapa mereka berbohong/ Tapi omong kosongmu bukanlah inspirasi itu.)” 

 

Kendrick segera membalas saat BET Cypher TDE 2013 ketika dia berkata; 

 

And nothing’s been the same since they dropped ‘Control’ and tucked the sensitive rapper back in his pajama clothes (Dan tidak ada yang sama sejak mereka menghapus ‘Control’ dan memasukkan kembali rapper sensitif itu ke dalam pakaian piyamanya)”.

 

 

Gimana respond dari J Cole ? 

 

Pada 5 April 2024, J. Cole merilis album kejutan “Might Delete Later” dengan lagu “7 Minute Drill” yang nyindir Kendrick Lamar hanya mengeluarkan “satu bait rap yang bagus” setiap 30 bulan. Cole juga mengkritik album terkenal Lamar “To Pimp a Butterfly” dan “Mr. Moral & the Big Steppers”. Kritikannya adalah lagu tersebut membosankan dan berlebihan. 

 

 

Banyak pendengar merasa bahwa pandangan itu adalah kesalahan besar. Markman, komentator musik dengan nama akun X @robmarkman menyatakan bahwa ini adalah strategi untuk memutarbalikkan fakta demi keuntungan sendiri. Namun, Cole setuju dengan tanggapan tersebut dan mengatakan bahwa respons terhadap lagunya tidak sesuai dengan semangatnya, mengganggu pikirannya. 

 

Ketika Cole manggung di Dreamville Dia bahkan mengatakan kepada penggemar bahwa dia akan memperbarui atau menghapus lagu tersebut dari layanan streaming (sekarang lagu tersebut udah dihapus). Beberapa orang menganggap tindakan ini sebagai kekecewaan kepada hip-hop, karena Cole sebelumnya mengatakan bahwa dia mengecewakan Nas dalam sebuah lagu bertahun-tahun yang lalu.

 

Respond dari Drake?

Drake akhirnya merilis lagu diss balasan pada hari Jumat, 19 April 2024,  dengan judul lagu  Push ups. Beberapa versinya sebelum official sudah bermunculan di X. Dalam lagu tersebut, Drake menghina Kendrick Lamar, Metro Boomin, Future, The Weeknd, Rick Ross dan bahkan merujuk pada permintaan maaf  dari J. Cole Untuk gambar sampulnya.

Drake memilih untuk menggunakan label ukuran sepatu, yang mana ia mengolok-olok kaki kecil Lamar dalam rekaman tersebut. Drake ngetawain Kendrick Lamar tentang bentuk tubuhnya yang kecil dan perpecahan finansial terkait kesepakatannya dengan Top Dawg Entertainment. 

 

“How the f— you big steppin’ with a size seven men’s on/ Your last one bricked, you really not on shit / They make excuses for you ’cause they hate to see me lit/ Pull your contract ’cause we gotta see the split/ Ain’t no way you doin’ splits b—- your pants might rip,”  Drake meledak dan kemudian menembak langsung ke Metro Boomin.

 

Lantas Drake menjelaskan awal pangkal masalah konfliknya dengan Kendrick melalui lagu “Like That”. Dalam liriknya dia mengatakan pemicu perang mereka bukanlah “Control” yang lahir pada 2013 itu.

 

“And that f–kin’ song y’all got did not start the beef with us/ This s–t been brewin’ in a pot, now I’m heatin’ up/ I don’t care what Cole think, that Dot s–t was weak as f–k, (Dan lagu sialan yang kalian punya itu tidak membuat kami marah/ Ini belum diseduh dalam panci, sekarang aku sedang memanaskannya/ Aku tidak peduli apa yang dipikirkan Cole, Dot itu s–t lemah seperti f–k,” kata Drake. 

 

Namun, Rick Ross, rapper pemilik lagu God Did yang sempat masuk nominasi grammy 2023- tidak menyia-nyiakan waktu ikutan dalam pertempuran ini.

 

Beberapa jam setelah Drake meluncurkan lagu Push Ups, dia merilis Champagne Moments. Dia mengatakan bahwa Drake sempat menjalani operasi hidung dan menyindir soal ghost-writer dalam membuat lirik-liriknya.

 

Tak butuh waktu lama, nama-nama besar bermunculan merespon keriuhan the Big3 ini. Dari Kanye West sampai raper gaek Snoop Dogg. 

 

Apa yang terjadi ? pada siapakah Kanye berpihak? apa konflik yang muncul antara Kanye dan Mereka ? Semua itu akan saya tulis di bagian kedua.

 

Saat nya untuk menikmati pantai sambil minum kombucha sambil mendengarkan music hip hop kesayangan kalian.

 

 

 

 

CHAPTER 2: KANYE WEST, PUSHA T DAN ARTIFICIAL INTELEGENCE VOCAL TUPAC DAN SNOOP DOGG

 

#KendrickDrakeConflict #KonflikKendrickDrake #KendrickVsDrake

 

 



Dukung kami untuk menghadirkan cerita, dan liputan yang mendalam terkait yang terpinggirkan.

 

Silahkan klik tautan dibawah ini.